Kelompok Tani Hutan (KTH) KOFARWIS adalah kelompok tani yang berada di kawasan hutan Rimba Jaya, Biak, Papua. Kelompok ini awalnya menanami tanaman pangan. Namun, tingginya praktik penebangan liar yang ada, bahkan dilakukan oleh warga Rimba Jaya, maka KOFARWIS akrif melakukan penanaman kembali
agar vegetasi tanaman meningkat. Kalangan perempuan juga turut aktif dalam menjaga hutan.
KTH ini berada di kawasan hulu penyimpan air dimana sumber air PAM (Perusahaan Air Minum)
berasal dari sini dengan 13 mata air yang menopang kebutuhan warga Biak. Seperti yang diketahui, Biak merupakan pulau Atol yang didominasi oleh karang sehingga isu air menjadi isu sentral kawasan.
Selain air, kayu juga mendominasi di bentang alamnya seperti kayu merbau dan damar, juga tanaman anggrek endemik yang beragam. Sumber pendapatan warga berasal dari hasil pertanian dan HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu) tanaman hortikultura, empon-empon, pinang dan getah damar. Kawasan ini memiliki sekitar 18 jenis flora, 19 jenis fauna, 82 jenis anggrek, 19 jenis tanaman obat dan 6 jenis pewarna alami.
Uniknya, anggota KOFARWIS mewakili marga (klan) besar yang ada di Rimba Jaya. Dengan demikian, setiap kesepakatan kelompok akan diteruskan kepada anggota klan masing-masing, karena pada umumnya kepemilikan lahan yang ada adalah lahan ulayat. Masyarakat masih memegang aturan lokal berupa sasi yang diterapkan. Ada dua sasi yang dikenal yaitu sasi personal dan sasi gereja.