Pokdarwis Bekayuh Baumbai Bebudaya
Pokdarwis Bekayuh Baumbai Bebudaya
" Pelestari Ekosistem Pesut Mahakam"

Kelompok Sadar Wisata Bekayuh Baumbai Bebudaya berada di Kalimantan Timur yang diketuai oleh Pak Alimin, warga asli Pela lulusan SMA berusia 47 tahun. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai Bebudaya beranggotakan sekumpulan pemuda-pemudi Desa Pela yang dibentuk pada tahun 2017 berdasarkan SK Bupati Kutai Kartanegara No. 556-454/P.I/IX/2017. Nama Bekayuh Baumbai Bebudaya memiliki makna mendayung bersama-sama sehingga membudayakan. Selanjutnya kelompok ini sering disebut dengan Pokdarwis B3 atau akronim dari Bekayuh Baumbai Bebudaya.

Layaknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pada umumnya, Pokdarwis ini dibentuk sebagai kelompok penggerak pariwisata desa. Namun pokdarwis ini sebagai pengelola ekowisata, dari sejak awal Pak Alimin dan kawan–kawannya memiliki keinginan tinggi untuk menyelamatkan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) merupakan hewan endemik dengan status sangat terancam punah (IUCN)—dan mencegah illegal fishing. Habitat Pesut Mahakam ternyata berada di Sungai Pela sebagai tempat melintas pesut dari Sungai Mahakam ke Danau Semayang, dan juga reservat Loa yang merupakan tempat ikan–ikan bertelur dan memijah. Dalam penyelamatan Pesut Mahakam, ekowisata menjadi jalan terbaik dalam penyelamatan Pesut dan habitatnya.

Keberadaan tambang batu bara dan perkebunan sawit di Hulu Mahakam beserta lalu lintas kapal tongkang di sepanjang Sungai Mahakam telah menjadi salah satu ancaman terhadap keberadaan Pesut Mahakam dan ikan-ikan makanan mereka. Populasi Pesut Mahakam di Sungai Pela tercatat di angka 17-20 ekor dari total 67-85 ekor yang ada di sepanjang Sungai Mahakam. Kemudian di Danau Semayang terdapat lokasi yang dikenal sebagai tempat pesut biasa melahirkan, oleh karenanya Kelestarian Ekosistem di Sungai Pela dan Danau Semayang sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup Pesut Mahakam. Sungai Pela, merupakan sungai yang menghubungkan Sungai Mahakam dan Danau Semayang.

Kegigihan dan usaha keras Bekayuh Baumbai Bebudaya membawa banyak dampak positif baik bagi habitat pesut maupun masyarakat sekitar. Sejak tahun 2020 sudah tidak ada kematian pesut di sekitar wilayah Desa Pela. Perilaku masyarakat pun kini semakin peduli dengan keberadaan Pesut Mahakam. Dari segi ekonomi, terjaganya ekosistem membuat nelayan dapat dengan mudah mendapatkan ikan. Melalui ekowisata pendapatan Masyarakat pun meningkat.