Sumiati
Sumiati
" Tidak ada"

Pemanfaatan gulma. Ia Berhasil mengembangkan tenun ulap doyo yang terbuat dari sejenis gulma pengganggu kebun dan ladang sebagai bahan tenun ikat ulap doyo. Tenunan ulap doyo sudah dikenal luas dan turun-temurun di kalangan Dayak Benuaq. Tenunan ulap doyo digunakan sebagai kain selendang, souvenir, tas, kipas, pelapis mebel, dan lain-lain. Proses pembuatan tenun ikat ulap doyo dimulai dengan pemilihan daun dayu yang cukup tua. Lalu dibuat menjadi serat tenun. Kemudian disortir menjadi benang, selanjutnya ditenun sesuai kebutuhan. Sumiyati tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga memberikan pemecahan masalah lingkungan.