Berikut adalah daftar penerima Penghagaan Kalpataru dari tahun 1980 hingga sekarang
Provinsi: Nusa Tenggara Barat
Kategori: Kalpataru Lestari
Tahun: 2025-06-01
TGH. Hasanain Juaini adalah sosok pemimpin pondok pesantren yang menunjukkan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai agama dapat menjadi kekuatan nyata dalam menjawab tantangan lingkungan hidup. Melalui kepemimpinan yang transformatif, ia menginisiasi gerakan menanam pohon dan mengembangkan program Ekodakwah, sebuah pendekatan dakwah yang menanamkan kesadaran lingkungan melalui praktik langsung di lapangan, tidak berhenti pada ceramah atau pengajaran di dalam kelas. Dari pesantren,…
Provinsi: Papua
Kategori: Kalpataru Lestari
Tahun: 2025-06-01
Di bawah kepemimpinan Alex Waisimon, Kelompok Ekowisata Rhepang Muaif menunjukkan bahwa hutan adat dapat dikelola sebagai ruang konservasi yang memberi manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan. Berangkat dari kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Kampung Rhepang Muaif, kelompok ini mengembangkan kawasan Hutan Rhepang Muaif menjadi lokasi ekowisata birdwatching yang memperkenalkan burung cenderawasih dan berbagai jenis burung lainnya kepada wisatawan.…
Provinsi: Kalimantan Barat
Kategori: Kalpataru Lestari
Tahun: 2025-06-01
Suku Dayak Iban Kampung Sungai Utik merupakan salah satu penjaga hutan hujan tropis yang menunjukkan bahwa kearifan adat dapat menjadi benteng paling kokoh dalam pelestarian lingkungan. Di tengah tekanan perambahan, penebangan liar, dan ekspansi perkebunan skala besar, masyarakat Sungai Utik tetap berdiri teguh menjaga wilayah adat mereka agar tidak dieksploitasi oleh perusahaan kayu maupun perkebunan sawit. Bagi mereka, hutan bukan…
Provinsi: Jawa Tengah
Kategori: Kalpataru Lestari
Tahun: 2025-06-01
Mbah Sadiman adalah sosok perintis lingkungan yang menunjukkan bahwa ketekunan satu orang dapat mengubah nasib sebuah bentang alam. Sejak tahun 1996, ia menanam berbagai jenis pohon di lereng Gunung Lawu, khususnya di kawasan Bukit Gendol Lestari, untuk memulihkan lahan gundul yang telah lama kehilangan tutupan vegetasi. Apa yang ia lakukan pada awalnya tampak sederhana, bahkan pernah dianggap aneh oleh sebagian…
Provinsi: Bali
Kategori: Kalpataru Lestari
Tahun: 2025-06-01
Di tengah tekanan pencemaran, kerusakan kawasan pesisir, dan kebiasaan menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan, Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari yang dipimpin oleh I Nyoman Sukra menunjukkan bahwa lingkungan yang rusak masih dapat dipulihkan. Dari kawasan yang dahulu kumuh, tercemar, dan nyaris tidak layak dikunjungi, mereka mengubah bantaran Tukad Mati di Patasari, Kuta, menjadi ruang hidup yang hijau, bersih, produktif,…